SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI DINAS KETENAGAKERJAAN KOTA BALIKPAPAN

PEMBUKAAN KEGIATAN PENINGKATAN KOMPETENSI PBJ BAGI GURU BK DAN PENGANTAR KERJA OLEH KEMENAKER RI

Wednesday - 07 Agustus 2019 - Dibaca: 22 kali

Disnaker_Bpp – Selasa, 06 Agustus 2019 telah dilaksanakannya “Pembukaan Kegiatan Peningkatan Kompetensi Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan Bagi Guru Bimbingan Konseling dan Pengantar Kerja oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia” bertempat di Hotel Grand Tjokro, Kota Balikpapan.

Pada kesempatan ini, laporan penyelenggaraan disampaikan oleh Kasi Bimbingan Jabatan ( Andis Yamanto Rantesalu) dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan (Tirta Dewi) serta sambutan oleh Direktur Pengembangan Pasar Kerja (Ibu Roostiawati) yang mana sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Peserta pada kegiatan ini berasal dari unsur Guru Bimbingan Konseling (BK)/BKK dan Pengantar Kerja yang berjumlah 30 Orang, dengan rincian sebagai berikut :

1. Disnaker Kota Balikpapan (4 Orang);

2. Guru Bimbingan Konseling (BK)/BKK Kota Balikpapan (9 Orang);

3. Disnakertrans Prov Kaltim (2 Orang);

4. Disnaker Kota Samarinda (2 Orang);

5. Guru Bimbingan Konseling (BK)/BKK Kota Samarinda (3 Orang);

6. Disnakertrans Kab. Kutai Kertanegara (3 Orang);

7. Guru Bimbingan Konseling (BK)/BKK Kab. Kutai Kertanegara (1 Orang);

8. Disnaker Kota Bontang (2 Orang);

9. Guru Bimbingan Konseling (BK)/BKK Kota Bontang (1 Orang);

10. Disnakertrans Kab. Paser (1 Orang);

11. Guru Bimbingan Konseling (BK)/BKK Kab. Paser (1 Orang);

12. Disnakertrans Kab. Kutai Timur (1 Orang).

            Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 hari sejak tanggal 6 s.d 10 Agustus 2019 dengan tujuan agar dapat meningkatnya kompetensi para guru bimbingan konseling dan pengantar kerja sehingga mampu membimbing di dalam menentukan pilihan jabatan dan arah karir untuk bekerja secara formal di perusahaan atau informal (seperti wirausaha ataupun youtuber) bagi para pencari kerja dan siswa/i yang akan memasuki dunia kerja. Karena banyaknya perusahaan yang menuntut tenaga kerja yang mempunyai etos kerja, kedisiplinan, adab dan daya saing yang baik, maka kegiatan ini dianggap perlu untuk dilakukan. (lts)

“Kerja Sama Terjalin, Kinerja Organisasi Terwujud”