SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI DINAS KETENAGAKERJAAN KOTA BALIKPAPAN | SELURUH PELAYANAN DINAS KETENAGAKERJAAN GRATIS

Disnakersos Entrepreneur Workshop Memotifasi dan membuka wawasan korban PHK

Friday - 29 April 2016 - Dibaca: 1072 kali

Disnakersos Bpp. Sudah menjadi kewajban dan Peranan Pemerintah untuk mendorong korban PHK untuk mau berusaha disektor usaha informal, salah satu langkah yang diambil Pemerintah Kota Balikpapan melalui Disnakersos adalah, Menyelenggarakan Entrepreneur Workshop. Acara yang digelar pada hari kamis tanggal 28 kemarin merupakan langkah besar guna memotifasi dan membuka wawasan para korban PHK yang ada di kota Minyak. Asfiansyah mengatakan “kegiatan ini diharapkan akan memotifasi korban PHK sebagai Entrepreneur baru menuju masa depan yang lebih cerah dan gemilang, tentu saja diiringi dengan terciptanya wirausaha baru melalui kegiatan ekonomi produktif”. Kata pak Asfi dalam membacakan Sambutan kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial pada kegiatan yang di selengarakan di Gedung Disduk Capil Balikpapan Selatan.

Berdasarkan data Disnakertrans Provinsi Kalimantan Timur jumlah PHK sampai dengan Februari 2016 mencapai 10.721 orang, sedangkan pada data Disnakersos Kota Balikpapan jumlah PHK karena efesiensi Perusahaaan, sampai dengan bulan Maret 2016 mencapai 1.113 orang. Masalah pengangguran dan masalah pemutusan hubungan kerja inilah yang menaruh perhatian Pemerintah Kota Balikpapan.oleh karenanya langkah langkah strategis terus di kembangkan.

Karena pentingnya kegiatan ini, para pemateri sengaja di datangkan dari luar daerah dan dari luar pemerintahan seperti Yudi Rusdianto dari balai Besar pengembangan dan perluasan kerja (BBPPK) lembang Kementerian RI, Ruslan Efendy serta Agus Wahono dari yayasan Samawa Borneo, mereka sudah memiliki jam terbang dan skill khusus untuk memotifasi orang kata Rosdiana Samad, selaku Ketua Panitia Workshop, Acara tersebut tergolong sukses, semoga ini membuat 150 peserta yang hadir memiliki bekal dan semangat baru dalam menghadapi kondisi perekonomian yang terjadi saat ini kata Rosdiana menambahkan. (MT)