SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI DINAS KETENAGAKERJAAN KOTA BALIKPAPAN

PELATIHAN HYBRID LEARNING KEJURUAN FRONT OFFICE SELESAI DILAKSANAKAN, PLT. KADISNAKER BERHARAP DAPAT TERUS MELAKUKAN KERJA SAMA PELATIHAN DENGAN BBPLK MEDAN

Thursday - 10 September 2020 - Dibaca: 74 kali

Pelatihan Hybrid Learning kejuruan Front Office merupakan metode pelatihan yang memadukan antara pelatihan kerja dengan pembelajaran secara daring (online), serta praktik  langsung di Hotel di bawah bimbingan karyawan/instruktur yang berpengalaman dan kompeten. Kegiatan ini merupakan inovasi Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan dimana Kota Balikpapan terpilih sebagai Pilot Project pelaksanaan kegiatan tersebut.

 

 

Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebelumnya telah melalui proses seleksi oleh Disnaker Balikpapan dan wawancara secara langsung oleh hotel - hotel penerima praktik peserta pelatihan pada bulan Februari yang lalu. Pelatihan ini dijadwalkan dilaksanakan selama 3 bulan, yaitu teori 1 bulan dan praktek selama 2 bulan. Namun, seiring berjalannya waktu, adanya pandemi COVID-19 menyebabkan jangka waktu pelatihan menjadi tertunda.

Pelatihan ini berakhir pada Selasa, 08 September 2020 dan secara resmi ditutup oleh Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan, Bapak Arbain Side di Meeting Room Hotel Midtown Express Balikpapan. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bapak Muhammad Ali (Kepala BBPLK Medan), Bapak Ernis Yusdiyanto (Perwakilan Gerakan Nasional Indonesia Kompeten Kalimantan Timur), Bapak Rum Hidayatullah (Perwakilan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kota Balikpapan), serta Perwakilan HR dari Perhotelan yang bekerja sama dalam pelaksanaan pelatihan ini.                                     

Pada kesempatan tersebut Bapak Muhammad Ali menyampaikan apresiasi kepada para stakeholder Kota Balikpapan atas suksesnya penyelenggaraan  pelatihan ini dan akan menjadi bagian dari memori positif untuk BBPLK Medan karena Kota Balikpapan yg pertamakali menuntaskan pelatihan ini, terlebih di Tahun depan Pelatihan dengan model Hybrid Learning  akan diadopsi secara nasional, karena model ini  dipandang sangat efektif dilaksanakan dalam kondisi tatanan kehidupan  normal baru sebagaimana dihadapi saat ini. Sebagaimana Balai Pelatihan Kerja yang lain,  BBPLK Medan juga menerima peserta pelatihan secara Boarding dari seluruh Indonesia, namun karena adanya Pandemi COVID-19 memaksa untuk dilakukannya penyesuaian beberapa kegiatan dimana kondisi tersebut mengakibatkan tidak memungkinkannya penerimaan peserta dari Luar Daerah.              

Sebelum menutup pelatihan, Bapak Arbain Side dalam sambutannya mengatakan biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi cukup besar namun Pemerintah dituntut dapat menjangkau peserta pelatihan kerja sebanyak – banyaknya. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah menggunakan metode Hybrid Learning sebagaimana  yang telah dilaksanakan. Mewakili Pemerintah Kota Balikpapan beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BBPLK Medan yang telah memberikan kesempatan dan mempercayakan Kota Balikpapan menjadi Pilot Project pelaksanaan pelatihan Hybrid Learning kejuruan Front Office. Semoga Pemerintah Kota Balikpapan dapat terus bekerja sama dengan BBPLK Medan untuk dapat melaksanakan pelatihan di waktu yang akan datang.

Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Hotel Horison Sagita, Hotel Midtown Xpress, Hotel Novotel - Ibis, Hotel Pacific, Hotel Royal Suite, Hotel Swiss Belinn dan Hotel Whizz Prime yang telah bersedia menerima praktik peserta pelatihan secara langsung. Kepada peserta yang telah menyelesaikan program pelatihan ini, beliau percaya setiap peserta memiliki kualitas serta mampu bersaing di dunia kerja.